
Tim YPFP melakukan survey ke dusun Sikabung-kabung, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Lokasi dusun ini terhitung jau dari kota Medan. Dari Posko YPFP, tim harus menumpang angkot 1 jam. Sampai di desa Kuta Mbacang tim harus berjalan 30 menit lagi. Ditemani seorang penduduk lokal Rihat Sembiring perjalanan cukup melelahkan. Rihat banyak bercerita mengenai kondisi dusun ini. Dia seorang petani yang cukup berwawasan luas. Maklum dia mantan aktivis mahasiswa dan sarjana pertanian. Dusun ini sangan unik. Dikelilingi sungai yang bersih, tanpa listrik, dan hanya ada 30 KK yang tinggal. Mayoritas penduduk berasal dari etnis Karo. Penduduk dusun ini sangat ramah. Tim YPFP singgah disalah satu rumah warga dan mendapatkan banyak informasi mengenai dusun ini.
Bagi warga dusun ini kebersamaan adalah hal yang penting. Bagi mereka agama itu baik dan bisa menciptakan kerukunan. Di desa ini ada sebuah mushola yang sudah tua tapi masih tampak kokoh. Menurut Rihat mushola ini dibangun oleh sebuah partai Islam sebagai kampanye di zaman orde baru. Tetapi saat ini warga sudah lebih banyak yang memeluk agama Kristen. Memang disini belum ada gereja, tetapi setiap minggu ada tim misi dari sebuah gereja yang mengunjungi dusun ini untuk mengadakan ibadah. Mari kita doakan bersama agar ada gereja yang terbeban mengadopsi dusun ini dan melakukan pelayanan rutin.
English Version:
A team of YPFP surveyed to Dusun Sikabung, Desa Suka Makmur, Kutalibaru District, Deli Serdang Regency. The location of this dusun is far away from Medan. From YPFP base the team had to ride a public bus for 1 hour. Stop in Kuta Mbacang, the team had to walk for 30 minutes. Accomapanied by a local people named Rihat Sembiring, the trip was so tiring. Rihat talked much about the condition of this dusun. He is a well educated man. He was an activist in his campus and scholar of agriculture. This dusun is very unique. Surrounded by clean river, no electrocity, and just lived by 30 families. Majority the people of this dusun are Karonese. The people are very friendly. The team stoped to a house of the people and got many information of this dusun.
For the people of this dusun the unity is very important. According to them, all religions are good and can bring peace. There is a small mosque in this dusun. It was an old mosque but looked strong. Rihat said that this mosque was build by an Islam Party as a political campaign in the era of New Order. But now most of the people have been Christians. Actually there is no church in this dusun, but every week there is a mission team of a church to visit this dusun to make a sunday service. Please pray together that there will be a church wants to adopt this dusun and do regular ministry.








